addariahiadi.com

Mengenal Setan Lebih Dalam; Serba-Serbi Penciptaan dan Keniscayaan Sang Makhluk

Oleh: Azzahra Nur Awalia Konsep setan atau entitas jahat hadir dalam hampir semua budaya dan agama, meskipun dengan interpretasi  yang berbeda-beda. Misalnya menurut sudut pandang agama Islam, setan dikenal  sebagai iblis, yang merupakan makhluk dari api yang menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam karena kesombongan dan kebanggaannya. Sedangkan menurut sudut pandang agama Kristen, setan […]

Mengenal Setan Lebih Dalam; Serba-Serbi Penciptaan dan Keniscayaan Sang Makhluk Read More »

Perihal Iman; Memandang Fanatisme Dari sisi yang Lain

Oleh: Muhammad Jurais Iman secara etimologi berasal dari kata amana yang dalam Bahasa Arab diartikan sebagai aman. Dalam konteks ini, iman dapat diartikan sebagai rasa aman dari pendustaan ataupun pelanggaran terhadap yang diimani. Hal ini secara tidak langsung mengantarkan seseorang yang ingin mendapatkan rasa aman, agar memercayai sekaligus membenarkan apa saja yang dilakukan oleh sesuatu

Perihal Iman; Memandang Fanatisme Dari sisi yang Lain Read More »

Bagaimana Manusia Berjalan di Bawah Bayang-Bayang Tuhan

Oleh: Hamsah Hasbar  Hidup, bisa diibaratkan seperti sebuah rumah yang di dalamnya menghidangkan kepada tamunya beberapa pilihan. Pilihan yang setiap orang bertanggung jawab atasnya dan siap dengan konsekuensinya. Pilihan yang membuat kita melihat orang-orang kadang tertawa karena bahagia atau menangis karena sedih. Sementara hidup akan terus menawarkannya seolah-olah dia berkata terimalah dan kamu pasti bisa

Bagaimana Manusia Berjalan di Bawah Bayang-Bayang Tuhan Read More »

Mengapa kata هذه harus tercantum pada kalimat تضمنت هذه السورة maqro’? Mengapa tidak تضمنت السورة Langsung saja?

Resume Nadwah Lughawiyah Pemateri 1: Muh Dinnur Al-Amin Pemateri 2: Almufarid Moderator: Muhammad Jurais Notulis: Muh Rayhan Nurkhalis dan Areski Rendi Pada Nadwah kali ini pemateri membahas المتعلقات في الظرف , berikut penjelasannya: • متعلَق adalah Apa yang faidahnya tidak sempurna kecuali dengan adanya mutaallaq pada jumlah zorfiyah. • متعلِق adalah apa yang terjadi padanya

Mengapa kata هذه harus tercantum pada kalimat تضمنت هذه السورة maqro’? Mengapa tidak تضمنت السورة Langsung saja? Read More »

Dalam keadaan apakah khabar wajib dan boleh didahulukan

Resume Nadwah Lughawiyah Pemateri I: Muhammad Alimul Hakim Pemateri II: Fadhil Al-Faruq M. Notulis: Mushawwir Rahman dan Harianto  Materi yang dibahas oleh pemateri: Jumlah ismiyyah itu terdiri dari mubtada dan khabar. Hukum asal mubtada adalah didahulukan, dan khabar diakhirkan. Namun, ada kondisi yang membolehkan dan bahkan mengharuskan At-Taqdim (mendahulukan) khabar atas mubtada. Khabar Wajib Didahulukan: 1. Jika

Dalam keadaan apakah khabar wajib dan boleh didahulukan Read More »

Antisipasi Overthinking Ala Rasulullah SAW

Oleh: Muhammad Jurais  Setiap orang pasti pernah merasakan sebuah momen dimana tiba-tiba muncul perasaan cemas tak bertepi dalam diri, entah karena alasan apa hal itu bisa terjadi. Seringnya, perasaan tersebut dikaitkan dengan  perbuatan, sikap, ataupun perilaku kita di kehidupan sehari-hari. Perasaan ini biasanya disebut overthinking. Kebanyakan kejadian seperti ini akan muncul ketika seseorang beranjak remaja, tepatnya

Antisipasi Overthinking Ala Rasulullah SAW Read More »